Lama menunggu peluncuran Sinetron Densus 88 yang sudah diprediksi akan launching pada saat yang tepat, akhirnya hari ini saya dipuaskan oleh tayangan perdana Sinetron Densus 88 Session 3 ini. Episode Geger Pamulang sungguh memukau bagai film sukses Rambo. Sebelumnya beberapa tayangan iklan sinetron ini cukup menarik perhatian. Setting di kaki pegunungan Leuser di Aceh sana merupakan sebuah bentuk kemajuan, mungkin terinspirasi oleh keindahan latar di AVATAR.
Sebagai sebuah trilogi (atau mungkin tetralogi/quantalogi/septalogi) tentunya Mega Sinetron Densus 88 tidak ingin tersaingi oleh sinetron tersukses sepanjang masa, yaitu TERSANJUNG. Tersanjung yang akhirnya khatam pada session 9 ini sampai saat ini belum tersaingi oleh CINTA FITRI sekalipun. Tersanjung benar-benar fenomenal dengan alur cerita maju mundur tanpa menghiraukan latar cerita. Bayangkan, orang yang lahir pada 1980-an bisa berumur 40 tahun pada 1990-an. Luar biasa inovatif. Cinta Fitri mengulangi kesuksesan ini, setelah menunaikan ibadah puasa pada tahun 2009, seorang tokoh akhirnya meninggal pada tahun 2007 di Yogyakarta pada saat gempa. Atau di sinetron tetangga yang saya lupa judulnya, setelah berlebaran di 2009, tokohnya diculik ke Aceh dan tersapu Tsunami 2004. Hebat, tanpa bawa-bawa mesin waktu segala.
Mega Sinetron Densus 88 Session 3 tentu tidak ingin kalah dengan ini. Setelah Session 1 (Penggerebekan Azhari) sukses mengalahkan rating “BBM Terbang Tinggi” (2005), Session 2 (Balada MU dan Noordin M Top) pun sukses menjungkalkan film sukses berjudul “Kisruh Pilpres” (2009). Sekarang pada 2010, Mega Sinetron Densus 88 Session 3 menargetkan jumlah penonton yang lebih besar daripada Mega Sinetron Saingan yaitu “Ketika Cicak Bersaksi” dan “Bunga Bunga Century”.
Kita saksikan saja, mampukah episode “Geger Pamulang” ini menggeser kesukseskan dua Mega Sinetron saingannya. Seperti halnya Harry Potter, Mega Sinetron Densus 88 belum akan berakhir sampai disini. Tokoh utama yang muncul di Session 1,2 dan 3 baru Azhari, Noordin M Top dan Dulmatin. Stock bintang-bintang ini masih ada dan akan diluncurkan pada saat yang tepat.
Sembari menunggu Anda masih bisa menyaksikan sinetron lepas seperti “Anjing Penghisap Darah”, “Obama Return”, “Makassar Membara” dan atau “Sibuya Termehek Mehek”.
Selamat Menyaksikan dan jangan pernah bosan :)
Mantaabb…. sy jg brpkir dmikian!
ReplyDeletenampakny ada 2 analisa yaitu KEBETULAN dan PERANCANGAN. tapi mengapa kebetulan kok sering banget yaa? Tapi mengapa jg perancangan se-perfect itu?
Yg pnting kita sbg warga negara harus membayar Pajak. Ngaku aja klo blum byar pajak. Alaaaah….